Tancap Gas dari Titik Terjauh: Strategi Jitu Dansatgas Jembrana Taklukkan Medan Ekstrem”

Selasa, 17 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEMBRANA – Kehadiran sosok pemimpin di tengah-tengah prajurit menjadi suntikan moral yang luar biasa. Hal ini terlihat jelas dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1617/Jembrana, di mana Letkol Inf Sy. Gafur Thalib selaku Dansatgas, turun langsung berbaur dengan anggota dan masyarakat di lokasi pembangunan rabat beton jalan, Selasa (17/2/2026).

Di bawah terik matahari dan medan yang menantang, Letkol Inf Sy. Gafur Thalib tidak hanya sekadar memantau, namun juga memeriksa secara detail komposisi material dan ketebalan rabat beton sepanjang 1.373 meter yang menghubungkan Desa Yeh Embang Kauh dengan Desa Penyaringan.

“Kehadiran saya di sini untuk memastikan bahwa semangat anggota tidak kendor dan yang terpenting adalah spesifikasi teknis tetap terjaga. Kita membangun ini untuk rakyat, maka kualitasnya harus yang terbaik agar masa pakai jalan ini bisa lama dinikmati warga,” ujar Letkol Gafur di sela-sela peninjauannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyadari kondisi geografis yang ekstrem, Dansatgas menginstruksikan timnya untuk menggunakan strategi pengerjaan dari titik terjauh. Langkah ini diambil agar pengangkutan material tidak terhambat oleh beton yang masih basah di bagian depan jalur.

“Kami memilih strategi ‘tancap gas’ dari ujung jalur. Ini adalah titik tersulit karena akses logistiknya paling jauh. Jika titik tersulit sudah teratasi, sisa pengerjaan ke arah depan akan jauh lebih mudah dan cepat,” tambah Dansatgas.

Pantauan di lapangan menunjukkan suasana keakraban antara personel Satgas dan warga. Letkol Gafur menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar proyek fisik, melainkan jembatan hati antara TNI dan rakyat.

Pembangunan jalan ini diharapkan menjadi solusi bagi warga desa yang selama ini kesulitan membawa hasil bumi akibat akses jalan yang rusak. Dengan progres yang terus dipacu, Satgas optimis infrastruktur ini akan tuntas tepat waktu dan segera dapat memutar roda ekonomi di pelosok Jembrana.

Berita Terkait

Dari Pos Kulirik untuk Yalinggua, Satgas Yonif 743/PSY Bawa Layanan Kesehatan Untuk Masyarakat
Wujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat, Satgas TMMD 1617/Jembrana Bangun Urat Nadi Ekonomi Desa
Semangat Pendidikan Untuk Anak-anak Papua Satgas Yonif 743/PSY Berbagi Perlengkapan Sekolah
Satgas Preemtif Polres Tabanan Gencarkan Binluh Keselamatan Lalu Lintas di Wilayah Kediri
Air Bersih Akhirnya Mengalir di Kalome, Harapan Hidup Sehat Masyarakat Pedalaman Papua Jadi Nyata Berkat Satgas Yonif 743/PSY
Peduli Dunia Pendidikan, Unit Binmas Polsek Dentim Serahkan Sarana Kontak di SD Negeri 1 Sumerta
Blue Light Patrol Polres Tabanan Amankan Dini Hari, Cegah Kejahatan 3C di Objek Vital
Polsek Marga Tingkatkan Patroli Malam Ciptakan Kamtibmas Kondusif*

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:29

Tancap Gas dari Titik Terjauh: Strategi Jitu Dansatgas Jembrana Taklukkan Medan Ekstrem”

Selasa, 17 Februari 2026 - 10:22

Dari Pos Kulirik untuk Yalinggua, Satgas Yonif 743/PSY Bawa Layanan Kesehatan Untuk Masyarakat

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:13

Wujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat, Satgas TMMD 1617/Jembrana Bangun Urat Nadi Ekonomi Desa

Selasa, 10 Februari 2026 - 22:46

Semangat Pendidikan Untuk Anak-anak Papua Satgas Yonif 743/PSY Berbagi Perlengkapan Sekolah

Senin, 9 Februari 2026 - 18:54

Satgas Preemtif Polres Tabanan Gencarkan Binluh Keselamatan Lalu Lintas di Wilayah Kediri

Berita Terbaru