Respon Cepat, Polres Bangli Tangani Kejadian Tersambar Petir Di Danau Batur, Satu Orang Meninggal Dunia

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangli – Kepolisian Resor Bangli menangani peristiwa orang meninggal dunia akibat tersambar petir yang terjadi di wilayah Br. Tirta Husada, Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, pada Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 14.30 WITA.

Peristiwa tersebut terjadi saat korban bersama beberapa rekannya tengah melakukan aktivitas mancing di kawasan Danau Batur.

Akibat kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia di tempat, sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan penanganan medis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Identitas korban meninggal dunia yakni
I Wayan Rencana Yasa, laki-laki, 37 tahun, warga Banjar Klod, Desa Nyanggelan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung;

Sedangkan dua korban luka lainnya yakni Wayan Wirawan, 34 tahun, warga Banjar Klod, Desa Nyanggelan, Klungkung dan Ketut Bagiada, 37 tahun, warga Banjar Klod, Desa Nyanggelan, Klungkung

Berdasarkan keterangan saksi Kadek Dwi Setiawan pada pukul 09.00 wita ketiga korban berangkat dari Klungkung menuju kawasan Danu Batur Kintamani untuk memancing, namun naas sekitar pukul 14.30 Wita saat ketiga korban sedang memancing, ketiganya tersambar petir yang mengakibatkan Korban I Wayan Rencana Yasa meninggal di tempat serta dua korban lainnya luka-luka dan di larikan ke RSUD Bangli.

Polres Bangli yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan, olah TKP, serta pengumpulan bahan keterangan terhadap saksi dan warga sekitar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh petugas medis Kepolisian, pada tubuh korban meninggal dunia ditemukan sejumlah luka bakar akibat sambaran petir dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, sehingga disimpulkan korban meninggal dunia akibat faktor alam.

Pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan menolak dilakukan otopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi.

Pihak Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di luar ruangan, khususnya di tengah kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Berita Terkait

Kegiatan Rutin Polsek Penebel Dengan Humanis Menyasar tempat – tempat Keramaian
Perkuat Sinergi, Bhabinkamtibmas Manikyang amankan Bulan Bahasa Bali ke-VIII
Kapolsek Kediri Melayat Almarhum Ibu Kandung Aiptu I Nengah Suryadi
Polsek Rendang Patroli Dialogis Dengan Masyarakat Serap Informasi Kamtibmas
Sat Samapta Polres Gianyar Laksanakan Patroli Sambang Pasar Rakyat Gianyar, Situasi Aman Kondusif
Panen Jagung Di Subak Cita Bona, Polsek Blahbatuh Kolaborasi Dukung Ketahanan Pangan
Sidokkes Polres Bangli Layani KB Gratis dan Pemetiksaan HPV DNA
Patroli Blue Light Samapta Polres Klungkung Perkuat Keamanan Malam Hari

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:25

Kegiatan Rutin Polsek Penebel Dengan Humanis Menyasar tempat – tempat Keramaian

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:15

Perkuat Sinergi, Bhabinkamtibmas Manikyang amankan Bulan Bahasa Bali ke-VIII

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:13

Kapolsek Kediri Melayat Almarhum Ibu Kandung Aiptu I Nengah Suryadi

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:55

Polsek Rendang Patroli Dialogis Dengan Masyarakat Serap Informasi Kamtibmas

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:31

Panen Jagung Di Subak Cita Bona, Polsek Blahbatuh Kolaborasi Dukung Ketahanan Pangan

Berita Terbaru