Introspeksi dan Perenungan, Warga Binaan Lapas Tabanan Maknai Hari Suci Siwaratri

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabanan, – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan yang beragama Hindu melaksanakan persembahyangan hari suci Siwaratri sebagai momentum introspeksi diri dan perenungan spiritual, Sabtu (17/01). Dengan menjalankan brata dan persembahyangan, Warga Binaan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta Ida Sang Hyang Widi Wasa serta memohon pengampunan atas segala perbuatan yang telah dilakukan.

Kegiatan persembahyangan Siwaratri dilaksanakan di Pura Swagina Lapas Tabanan dan diikuti oleh Warga Binaan umat Hindu dengan penuh kekhusyukan. Kegiatan ini juga menghadirkan penceramah dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tabanan, I Wayan Balik Tamba Utama.

Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, berharap peringatan hari suci Siwaratri dapat memperkuat spiritualitas Warga Binaan. “Kami berharap Siwaratri menjadi momentum untuk menguatkan iman dan ketakwaan Warga Binaan, khususnya yang beragama Hindu sebagai bekal pembentukan karakter yang lebih positif sesuai dengan makna hari suci Siwaratri itu sendiri,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu Wayan Balik Tama Utama menyampaikan bahwa Siwaratri merupakan waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri. “Hari suci Siwaratri merupakan momen yang tepat untuk perenungan atas kesalahan-kesalahan yang pernah kita perbua sehingga ke depan tidak kembali diulangi dan kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Salah satu Warga Binaan, Made, juga mengungkapkan harapannya, “Saya berharap dapat melakukan perenungan dengan sungguh-sungguh, merenungi kesalahan di masa lalu, dan ke depan bisa menjadi pribadi yang lebih baik,” ucapnya.

Dalam pelaksanaannya, Warga Binaan menjalani brata atau semedi sebagai simbol pengendalian diri dan perenungan atas perbuatan yang tidak baik, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Hari suci Siwaratri juga dimaknai sebagai proses pencerahan batin, yakni upaya mengisi kegelapan pikiran dengan cahaya pengetahuan, kesadaran, dan kesucian hati.

Kontributor: Humas Lapas Tabanan.

Berita Terkait

Unit Turjawali Sat Lantas melaksanakan Pengaturan dan Penjagaan di Pos 3 Patung Salak Jasri
Primkoppolres Tabanan Gelar RAT Ke-59, Perkuat Tata Kelola dan Pilih Pengurus Baru Periode 2026–2028
Atensi Kemacetan dan Laka, Polsek Kediri Gelar Personil Untuk Laksanakan Strong Point
Bhabinkamtibmas dipimpin pawas patroli rutin atensi Obyek Vital, Perbankan dsn Pertokoan
Polisi Sahabat Anak, Bhabinkamtibmas Desa Manduang Isi Kelas Inspirasi di TK Negeri Manduang
Polres Gianyar Bekali Pelajar SMK PGRI 2 Literasi Digital dan Etika Bermedsos
Polsek Sukawati Gelar Ops KRYD di Objek Wisata Telaga Singha, Situasi Aman dan Kondusif
Polsek Klungkung Laksanakan Pengamanan Ibadah di Gereja Santa Sisilia

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 15:19

Unit Turjawali Sat Lantas melaksanakan Pengaturan dan Penjagaan di Pos 3 Patung Salak Jasri

Senin, 26 Januari 2026 - 14:18

Primkoppolres Tabanan Gelar RAT Ke-59, Perkuat Tata Kelola dan Pilih Pengurus Baru Periode 2026–2028

Senin, 26 Januari 2026 - 13:09

Atensi Kemacetan dan Laka, Polsek Kediri Gelar Personil Untuk Laksanakan Strong Point

Senin, 26 Januari 2026 - 13:08

Bhabinkamtibmas dipimpin pawas patroli rutin atensi Obyek Vital, Perbankan dsn Pertokoan

Senin, 26 Januari 2026 - 12:17

Polisi Sahabat Anak, Bhabinkamtibmas Desa Manduang Isi Kelas Inspirasi di TK Negeri Manduang

Berita Terbaru